
PT Wahana Inti Makmur (WIM) terus berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak. Dalam upaya memperkuat sektor pertanian, WIM mengimplementasikan model kerjasama Pentahelix, yaitu sinergi antara perusahaan swasta, akademisi, TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat.
Kerjasama Pentahelix: Sinergi Antar Stakeholder
Kerjasama Pentahelix yang dijalankan PT WIM bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pihak akademis yang memberikan penelitian dan teknologi terbaru, TNI yang berperan dalam pemberdayaan wilayah, pemerintah daerah yang memberikan dukungan kebijakan, serta kelompok tani yang berperan langsung dalam implementasi di lapangan, program ini bertujuan untuk menciptakan hasil yang optimal bagi petani dan masyarakat.
Panen Raya Padi New Varietas: Inovasi Pertanian
Pada 21 Desember 2023, kerjasama ini terwujud dalam acara Panen Raya Padi New Varietas di lahan seluas 1,5 hektar yang berhasil menghasilkan 9,6 ton gabah kering per hektar. Varietas padi baru ini merupakan hasil dari penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh akademisi bersama dengan PT WIM. Padi ini memiliki karakteristik yang adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga dapat ditanam baik pada musim kering maupun musim penghujan, memberikan solusi yang sangat penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Langkah Selanjutnya: Scale Up Proyek Pertanian
Keberhasilan panen raya ini bukanlah akhir dari upaya WIM, tetapi merupakan langkah awal untuk mencapainya. Kerjasama Pentahelix ini berencana untuk melakukan scale-up proyek dengan memperluas lahan menjadi 1000 hektar di tahun 2024. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi nasional, sekaligus memperkenalkan Padi New Varietas ke pasar yang lebih luas, baik secara nasional maupun internasional.
Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Melalui kolaborasi ini, PT WIM berharap dapat mendukung ketahanan pangan Indonesia, sekaligus memperkenalkan padi lokal seperti Pandan Cianjur dan Sintanur Wangi, yang dikenal memiliki kualitas dan aroma khas, ke pasar global. Inovasi ini membuka peluang untuk meningkatkan ekspor produk pertanian Indonesia dan memperkenalkan beras aromatik lokal ke skala internasional.
Kesimpulan
Kerjasama Pentahelix yang dijalin PT WIM dengan akademisi, TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, memperkenalkan inovasi pertanian, serta menciptakan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Dengan komitmen ini, PT WIM tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga pada pemberdayaan petani dan kontribusi dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan global.
Baca artikel lainnya :
Related Posts
#WIMTips 5 Manfaat Beras Basmati Untuk Kesehatan Yang Jarang Orang Tahu! Apa itu Beras Basmati?
Beras basmati adalah jenis beras khas dari negara-negara Asia Selatan, seperti India,...
Bahaya Pewangi Buatan dalam Beras: Mengapa Anda Harus Memilih Beras Alami dan Berkualitas
aroma nasi wangi Beras wangi memang menggugah selera, tetapi tahukah Anda bahwa tidak...



