WIM & Baroma: Basmati Aromatik dari Indonesia

Beras Baroma: Alternatif Lokal Basmati 

Beras Basmati dikenal luas sebagai jenis beras yang berasal dari India, Pakistan, dan Nepal. Namun, tahukah Kamu kalau Indonesia juga memiliki versi lokalnya? 

Beras Baroma (Basmati Aromatik) hadir sebagai inovasi unggulan yang mengusung cita rasa khas Nusantara sekaligus mendukung kemandirian pangan nasional.

Sejarah Perkembangan Beras Baroma

Beras Baroma mulai dikembangkan pada 2007 sebagai solusi atas tingginya harga impor Basmati. Setelah lebih dari satu dekade penelitian dan pengembangan, pada tahun 2020, varietas Baroma akhirnya dipatenkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar sebagai produk lokal unggulan Indonesia. 

Keberadaan beras ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan alternatif berkualitas bagi masyarakat yang menginginkan pengalaman menikmati Basmati dengan sentuhan khas Nusantara.

Karakteristik Unik Beras Baroma

Meski disebut sebagai versi lokal Basmati, Baroma memiliki karakteristik tersendiri. Jika Basmati dikenal dengan teksturnya yang pera, Baroma justru lebih pulen dengan aroma khas yang menggugah selera. Perpaduan ini menjadikan Baroma sebagai pilihan ideal untuk berbagai jenis masakan, baik kuliner lokal maupun mancanegara.

WIM dan Peran dalam Produksi Baroma

Sejak tahun 2022, PT Wahana Inti Makmur Tbk (WIM) berhasil memproduksi beras Baroma secara luas. Langkah ini tidak hanya mendukung pertumbuhan industri pangan nasional tetapi juga membuka peluang bagi produk lokal untuk bersaing di pasar internasional. 

Dengan komitmen kuat dalam menghadirkan kualitas terbaik, WIM berupaya menjadikan Beras Baroma sebagai pilihan utama bagi pecinta kuliner di dalam dan luar negeri.

Dukung Beras Lokal untuk Mendunia!

Sebagai masyarakat Indonesia, kita dapat berperan aktif dalam mendukung produk lokal seperti Beras Baroma. Dengan memilih dan mengonsumsi beras ini, kita turut serta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Mari bersama WIM, kita jadikan Beras Baroma sebagai kebanggaan Indonesia yang mendunia!

Satu Dekade PT Wahana Inti Makmur Tbk: Dedikasi Penuh Kualitas dan Inovasi

 

Pada 14 Februari 2025, PT Wahana Inti Makmur Tbk (WIM) merayakan 10 tahun perjalanannya dalam menghadirkan beras berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia. Sejak berdiri pada 2015, WIM terus berkomitmen menjaga standar produksi yang ketat serta berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Sebagai bagian dari misinya, WIM aktif berkolaborasi bersama petani lokal. Dengan membangun kemitraan erat, WIM memastikan kualitas padi tetap unggul sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pendekatan ini menjadikan WIM sebagai pemain utama dalam industri beras yang berkelanjutan.

Saat ini, WIM memiliki lebih dari 20 varian beras untuk rumah tangga dan HOREKA (Hotel, Restoran, dan Kafe). Berbagai merek unggulan seperti Dua Tani, Baroma, Sensei, Kenta, Yonggi, Taeyangssal, Hideaki, dan Kiyoshi hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan pilihan terbaik.

Komitmen WIM terhadap kualitas alami diwujudkan melalui proses produksi berstandar tinggi dan bebas dari 3P:

  • Tanpa Pewangi – Menghadirkan aroma dan cita rasa alami.
  • Tanpa Pemutih – Menjaga keaslian warna beras.
  • Tanpa Pengawet – Menjamin kesegaran dan kesehatan produk.

Dengan sistem produksi yang terstruktur dan pengawasan ketat di setiap tahap, mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi, WIM memastikan setiap butir beras tetap segar dan berkualitas.

Selama satu dekade terakhir, WIM terus berinovasi dan memperluas pasar. Perayaan ini bukan hanya refleksi atas perjalanan yang telah ditempuh, namun juga awal langkah besar ke masa depan. 

Perjalanan ini tidak akan terwujud tanpa dedikasi seluruh karyawan, kepercayaan pelanggan, dan dukungan mitra bisnis yang terus bersama-sama membangun WIM hingga menjadi salah satu pemain utama di industri beras Indonesia. 

PT Wahana Inti Makmur Tbk mengucapkan terima kasih atas segala kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin.

Dengan semangat yang sama, WIM akan terus berinovasi, memperluas pasar, dan membawa produk-produk terbaik Indonesia ke panggung dunia. Mari bersama-sama melangkah ke masa depan yang lebih cerah!

#WIMHighlights: Kolaborasi Pentahelix PT WIM dengan Akademisi, TNI, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Tani untuk Ketahanan Pangan

PT Wahana Inti Makmur (WIM) terus berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak. Dalam upaya memperkuat sektor pertanian, WIM mengimplementasikan model kerjasama Pentahelix, yaitu sinergi antara perusahaan swasta, akademisi, TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat.

Kerjasama Pentahelix: Sinergi Antar Stakeholder

Kerjasama Pentahelix yang dijalankan PT WIM bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pihak akademis yang memberikan penelitian dan teknologi terbaru, TNI yang berperan dalam pemberdayaan wilayah, pemerintah daerah yang memberikan dukungan kebijakan, serta kelompok tani yang berperan langsung dalam implementasi di lapangan, program ini bertujuan untuk menciptakan hasil yang optimal bagi petani dan masyarakat.

Panen Raya Padi New Varietas: Inovasi Pertanian

Pada 21 Desember 2023, kerjasama ini terwujud dalam acara Panen Raya Padi New Varietas di lahan seluas 1,5 hektar yang berhasil menghasilkan 9,6 ton gabah kering per hektar. Varietas padi baru ini merupakan hasil dari penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh akademisi bersama dengan PT WIM. Padi ini memiliki karakteristik yang adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga dapat ditanam baik pada musim kering maupun musim penghujan, memberikan solusi yang sangat penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Langkah Selanjutnya: Scale Up Proyek Pertanian

Keberhasilan panen raya ini bukanlah akhir dari upaya WIM, tetapi merupakan langkah awal untuk mencapainya. Kerjasama Pentahelix ini berencana untuk melakukan scale-up proyek dengan memperluas lahan menjadi 1000 hektar di tahun 2024. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi nasional, sekaligus memperkenalkan Padi New Varietas ke pasar yang lebih luas, baik secara nasional maupun internasional.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Melalui kolaborasi ini, PT WIM berharap dapat mendukung ketahanan pangan Indonesia, sekaligus memperkenalkan padi lokal seperti Pandan Cianjur dan Sintanur Wangi, yang dikenal memiliki kualitas dan aroma khas, ke pasar global. Inovasi ini membuka peluang untuk meningkatkan ekspor produk pertanian Indonesia dan memperkenalkan beras aromatik lokal ke skala internasional.

Kesimpulan

Kerjasama Pentahelix yang dijalin PT WIM dengan akademisi, TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, memperkenalkan inovasi pertanian, serta menciptakan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Dengan komitmen ini, PT WIM tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga pada pemberdayaan petani dan kontribusi dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan global.

Baca artikel lainnya :

Butuh Bantuan?